Seputar

35 Tahun pengabdian Jonathan Sutrisno di UK Petra

“SAKIT JANTUNG, BUKAN HALANGAN”

35 tahun sudah Jonathan Sutrisno mengabdikan hidupnya bekerja di Universitas Kristen Petra. Namun di tahun ini, ia harus mengakhiri masa kerjanya sebagai staf Tata Usaha (TU) di Jurusan Sastra. Pak Tris - sapaan akrab Jonathan Sutrisno memulai karirnya di UK Petra pada 1971 di bagian universitas. Tapi tidak sampai satu tahun Pak Tris di pindah di bagian TU Jurusan Sastra Inggris. Karir Pak Tris berlanjut di TU Fakultas Sastra bersamaan dengan dibukanya Jurusan Sastra Tionghoa. "Saya sangat senang berkerja di sini, banyak sukanya dibanding dengan dukanya. Apalagi saya juga sangat menyukai pekerjaan di bidang administrasi," ujar bapak yang bertempat tinggal di Siwalankerto. Meskipun jarang mengalami kesulitan dalam menjalankan tugasnya, dulu Pak Tris mengaku sedikit mengalami kesulitan saat pertama kali menggunakan komputer. Tapi, seiring berjalannya waktu, Pak Tris sudah merasakan banyak manfaat. "Dulu ketika masih menggunakan mesin ketik, salah sedikit saja harus mengetik dari awal tapi ketika sudah ada komputer kan tidak perlu mengetik dari awal. Jadi pekerjaan saya semakin cepat tidak membuang banyak waktu ", kata Pak Tris menambahkan. Menurut rekan-rekannya, Pak Tris termasuk orang pekerja keras tidak pernah mengeluh dan ringan tangan. Salah satu rekannya menuturkan ,"Kenangan saya dengan Pak Tris sangat banyak. Dulu saya masuk UK Petra tidak tahu apa-apa. Beliau yang mengajari saya tentang surat-surat dan banyak lagi. Pak Tris orangnya tidak suka banyak bicara pekerjaannya selalu teliti dan tidak banyak mengeluh. Dulu jantung beliau pernah ada masalah namun beliau tetap mencarikan kelas sehingga memaksanya naik turun dari lantai 3 dan 4". Mendengar penuturan salah satu rekannya tersebut Pak Tris tidak dapat menyembunyikan keharuannya. Kebersaman mereka menjadi satu tim kerja memang meninggalkan begitu banyak kenangan. Pak Tris menuturkan semua pekerjaan dijalaninya dengan panjang sabar. "Semua disyukuri saja, dengan begitu kita bekerja dengan senang hati sehingga tidak capek. Apalagi jika melayani mahasiswa yang begitu banyak dan berbeda kebutuhannya. Jika tidak dilakukan dengan senang hati maka kita akan capek sendiri." Saat ditanya apa rencana ke depan setelah mengakhiri masa kerjanya di UK Petra, Pak Tris menjawab "Semua saya serahkan kepada Tuhan," jawabnya sambil tersenyum. Untuk sementara waktu, ia akan membantu pekerjaan di rumah bersama istri tercinta.

Krista

33 tahun pengabdian Zaini di UK Petra

"UK PETRA DEKAT RUMAH, SAYA JALAN KAKI SAJA"

Sedikit berbeda dengan Pak Tris yang sudah 35 tahun bekerja di UK Petra. Bapak yang berpenampilan kalem ini sudah 33 tahun bekerja Universitas Kristen Petra. Pak Zaini, begitu ia biasa disapa, lahir 15 Mei 1945. Zaini memulai karirnya di UK Petra tahun 1971 dengan bekerja pada bagian universitas dan yayasan. Tapi setelah ada pemecahan bagian - bagian di UK Petra, Zaini kemudian ditetapkan untuk bekerja di bagian Tata Usaha ( TU ) yayasan.
Ditemui saat acara perpisahan di Ruang Konferensi I, Zaini menuturkan kalau ia sangat senang bekerja di UK Petra karena dekat dengan rumah di Siwalankerto Timur I. "Bisa hemat uang untuk transportasi karena untuk sampai di UK Petra hanya menyebrang dan berjalan kaki sedikit. Tidak membutuhkan transportasi."
Selama 33 tahun berkecimpung dalam dunia administrasi, Zaini menemukan masalah ketika pergantian menggunakan komputer dari mesin ketik. Ia menuturkan, "Dulu sulit sekali menggunakan komputer. Maklum saya tidak punya dasar menggunakan komputer namun sedikit demi sedikit saya mulai belajar." Setelah 33 mengabdikan diri di UK Petra, Zaini berencana untuk membuat usaha sendiri di rumah.

Krista

33 Tahun pengabdian Bapak Suhaerno di UK Petra

"SANDING KEKUBAN, WAWASAN SAYA BERTAMBAH"

Tata Usaha (TU) Arsitektur kini harus merelakan salah satu rekannya untuk mengakhiri masa kerjanya. Usia juga yang membatasi untuk tetap berada di Universitas Kristen Petra. Bapak dua anak ini harus meninggalkan teman-temannya yang selama 33 tahun menemaninya bekerja sebagai staf TU Teknik Arsitektur.
Ditemui bersama Pak Tris dan Pak Zaini, Suhaerno juga merasa sangat senang bekerja di UK Petra. "Bekerja di lingkungan pendidikan banyak sukanya. Di sini membuat saya banyak belajar apalagi saya berada di lingkungan orang-orang cerdik pandai, sehingga wawasan saya jadi bertambah. Seperti pepatah Jawa yang mengatakan, sanding kekuban. Artinya jika kita bergaul di lingkungan yang pintar, mau tidak mau kita pasti akan ketularan".
Pak Herno--sapaan Pak Suhaerno--menambahkan bekerja di UK Petra selain menambah wawasan, kekeluargaannya sangat kental. "Berbeda bila kita bekerja di suatu perusahaan mungkin kesejahteraan kita tidak seberapa diperhatikan. UK Petra banyak membantu saya. Satu dari dua anak saya dibantu untuk bisa kuliah di sini tapi sekarang sudah lulus," ujar Pak Harno.
" Rencana ke depan, jika dilihat dari prospeknya, mungkin saya akan membuka wartel atau toko yang menyediakan alat-alat tulis. Karena rumah saya di Siwalankerto Timur, dekat dengan Petra. Pak Paul, rektor UKP tadi sudah berpesan supaya kita tidak berhenti untuk berkarya. Saya menyukai kegiatan administrasi jadi saya akan aktif di bidang sosial contohnya di kemasyarakatan yaitu RT/RW. Selain rencana kegiatan tersebut, setelah masa kerja saya habis, waktu bersama cucu saya akan semakin banyak", ujar Harno dengan semangat.

Krista

PENGUMUMAN

Pemenang Lomba Kreatifitas Kata
Nama-nama berikut ini adalah pemenang lomba "Kreatifitas Kata":
Juara I: Silvy Natalia Thamrin (25402027)
"Kesuksesan = Kegagalan dalam belajar + Kegigihan untuk terus belajar"
Juara II: Marsha Divina (11403006)
"Belajar menuntut harga yang sangat mahal, tetapi masih tidak semahal jika kita tidak belajar"
Juara III: Catharina Pujianto (11402046)
"The Heart of A True Learner is A Teachable Heart"

Selamat!! Anda dapat mengambil hadiah & sertifikat mulai Rabu, 19 Mei 2004, di tempat pendaftaran (Selasar D).

 

Laporan Sumbangan BEM
Panti Asuhan Agape mengucapkan terimakasih kepada mahasiswa UK Petra yang telah memberikan sumbangan sebesar Rp 459.200,00. Sumbangan ini akan dipakai untuk biaya beasiswa anak-anak panti asuhan. Acara ini dikoordinasi oleh panitia Kakak Asuh-Pengmas-BEM UK Petra.

 

Berita Duka

Telah berpulang ke rumah Bapa Surgawi:

Ayah Kandung dari Sdri. Arum Widihartanti, A.Md. (Staf Biro Administrasi Akademik)
pada Sabtu, 22 Mei 2004

"Karena bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan" (Filipi 1:21)
Segenap sivitas Universitas Kristen Petra turut berdukacita atas berpulangnya anggota keluarga yang dikasihi.
Tuhan Yesus selalu memberikan penyertaan dan kekuatan kepada keluarga yang ditinggalkan.

 

Pra KMDGI, Ajak Mahasiswa Untuk "Bercinta"

 

Mahasiswa Jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV) UK Petra boleh berbangga. Pasalnya, tahun ini Jurusan DKV UK Petra akan menjadi tuan rumah Pra Kriyasana Mahasiswa Desain Grafis Indonesia (KMDGI) ke-6. Berlangsung mulai 24-26 Mei, Pra KMDGI kali ini mengambil tema "Mari Bercinta". Melalui tema ini, mahasiswa diajak untuk lebih mencintai profesi dan sesama dalam ruang lingkup yang luas.
Mengangkat tema "Produk lokal yang mengglobal untuk menghadapi pasar bebas", Jurusan DKV UK Petra berhasil memenangkan kompetisi untuk menjadi tuan rumah yang dilakukan di Institut Kesenian Jakarta (IKJ). "Waktu itu calon tuan rumah ada dua yaitu Petra dan ITS. Tapi kita bisa memenangkan tender ini," ujar Martin Adrianto, selaku ketua panitia yang ditemui saat acara pembukaan, Senin (24/5). Dalam pembukaan pra KMGDI yang dibuka dengan penampilan musik akustik oleh mahasiswa DKV dan dilanjutkan sambutan oleh ketua panitia pra KMDGI.
Acara KMDGI berlangsung dua tahun sekali. Sebelumnya acara serupa sudah pernah digelar antara lain di Jakarta dan Yogjakarta. KMDGI ke-6 ini sendiri akan berlangsung sekitar Juni 2005 nanti. Pra KMDGI digelar untuk lebih memperkenalkan tuan rumah acara dan juga persiapan untuk acara puncak. Diikuti oleh mahasiswa desain grafis dari 23 universitas yang ada di Indonesia, pra KMDGI diisi dengan berbagai acara yang menarik. Selain seminar yang mendatangkan pembicara Djito Kasilo (Creative Circle) dan Teddy (Creative Director EnerGY), kita juga dapat menyaksikan pameran grafis, lomba poster layanan masyarakat juga pemutaran film independent serta video klip iklan karya para peserta. Semua rangkaian acara ini berpusat di gedung P UK Petra.
Di hari kedua (25/4), para delegasi akan diajak untuk berkeliling kota Surabaya. Sesi "mlaku-mlaku" ini juga dimaksudkan untuk mensurvei tempat yang akan dipakai dalam acara puncak KMDGI, Juni 2005 mendatang. Alternatif tempat yang akan dikunjungi antara lain, Balai Pemuda, Gedung CCCL, Taman Budaya dan Gedung Nasional Indonesia (GNI).
Sebelum acara penutupan di hari terakhir pra KMDGI para peserta akan dibuat penasaran dengan pengumuman pemenang lomba poster layanan masyarakat yang sudah dipamerkan selama tiga hari di lantai 3 Gedung P.

Krista; Fanny


Talk Show "Ada Apa Dengan Rokok?"

Upaya Menuju Petra Kampus Bebas Rokok

21 Mei lalu, Auditorium UK Petra dipadati oleh mahasiswa yang mengikuti talk show bertema "Ada Apa Dengan Rokok?" Talk show yang dibawakan t oleh Prof.Dr. Martin Setiabudi dan Drs. Heri Saptono W., M.Sc. ini diawali dengan pemaparan lugas tentang bahan berbahaya dalam kandungan sebatang rokok.
Dalam penjelasannya Prof.Dr. Martin Setiabudi mengatakan bahwa akibat kebiasaan merokok dapat menyebabkan efek ketagihan dan sulit memberhentikan. "Efek negatif merokok pada perokok pasif jauh lebih besar daripada bagi perokok aktif karena condong menimbulkan efek akut," jelas Martin.
Beberapa metode yang dapat diterapkan dalam usaha menghentikan kebiasaan merokok adalah: Sudden, mendadak/langsung berhenti merokok, Gradual, yaitu dengan mengurangi sedikit demi sedikit, dan Substitution, dengan cara mengganti nikotin rokok sementara dengan obat dan dosisnya dikurangi sedikit demi sedikit.
Jika sebelumnya sudah diikrarkan bahwa UK Petra merupakan Kampus Bebas Rokok, Martin menjelaskan bahwa yang menjadi dasar pernyataan tersebut adalah PP No. 81 Tahun 1999 pasal 3 yang bunyinya: "Tempat yang merupakan sarana belajar mengajar adalah kawasan bebas rokok."
Selanjutnya, UK Petra sebagai kampus yang bebas rokok hendaknya mengikrarkan diri menjadi kampus yang sehat, nyaman, dan melindungi setiap warga kampus. Hal ini bertujuan agar setiap warga kampus dapat menikmati udara bersih dan bebas asap rokok sehingga terbentuk lingkungan yang kondusif dalam memeperlancar proses belajar mengajar.
Drs. Heri Saptono W., M.Sc. mengawali presentasinya dengan alasan mengapa UK Petra mengikrarkan diri sebagai Kampus Bebas Rokok. "Kampus adalah tempat berlangsungnya proses belajar-mengajar, maka diperlukan suatu suasana yang kondusif, salah satunya adalah dengan menciptakan lingkungan kampus yang sehat dan nyaman, serta melindungi setiap warga kampus untuk dapat menikmati udara bersih," ujar Heri.
Lalu, apa yang salah dengan merokok? Heri menjelaskan, udara yang mengandung asap rokok akan mengganggu kesehatan orang yang ada di ruangan atau lingkungan terdekat, karena asap rokok mengandung zat-zat berbahaya.
Siapa saja yang dapat memulainya? "Mahasiswa, staf pengajar; yaitu dosen, asisten dosen, atau dosen tamu, dan pegawai administrasi dan lapangan dapat memulai terealisasinya udara bebas asap rokok di wilayah UK Petra," kata Heri.
Dalam kesempatan itu PR III juga menjelaskan tentang bagaimana nantinya mekanisme pelaksanaan peraturan yang efektif akan diterapkan pada tanggal 16 Agustus 2004 mendatang. Setiap warga kampus memiliki hak untuk menegur dan melaporkan terjadinya pelanggaran di wilayah larangan merokok. Pelapor bisa mengisi Formulir Pelaporan Pelanggaran yang nantinya akan disediakan di Unit Ketahanan Kampus, TU Fakultas, Jurusan, Program, dan unit pendukung lainnya. Langkah selanjutnya adalah pimpinan yang menerima pelaporan akan melakukan pembinaan termasuk peringatan baik lisan maupun tertulis.
Sanksi apa yang akan diberikan jika pelanggaran tetap dilakukan? "Sanksi akan diberikan sesuai dengan peraturan yang berlaku mulai dari skorsing hingga dikeluarkan.”
Untuk merangkum seluruh penjelasannya, kembali ditegaskan bahwa dengan ditopang oleh visi dan misi dari UK Petra untuk menghasilkan SDM yang berintegritasi, menghargai tubuh sebagai Bait Allah, maka warga UK Petra yaitu segenap sivitas akademika diharapkan merespons secara positif untuk bersama-sama menciptakan UK Petra sebagai kampus bebas rokok.

Eva

Lowongan TIM INFORMASI STUDI
Unit Humas dan Informasi Studi UK Petra

Kami membuka lowongan bagi mahasiswa yang ingin menjadi
anggota Tim Informasi Studi UK Petra periode 2004-2005.

Kualifikasi
1. Mahasiswa aktif UK Petra
2. IPK > 2.75
3. Menyukai public speaking dan traveling

Syarat Administrasi
1. Fotokopi KTM (1 lembar)
2. Fotokopi KHS terakhir (1 lembar)
3. Fotokopi sertifikat yang mendukung
4. Foto hitam putih ukuran 3x3 (1 lembar)

Pendaftaran ditujukan ke Kepala Humas dan Informasi Studi. Lowongan ini dibuka mulai 28 Mei - 18 Juni 2004.
Berkas lamaran dikirimkan ke Humas di Gedung D.

LOWONGAN PARUH WAKTU ! !
Di Unit Humas dan Informasi Studi

POSISI: SEKRETARIAT

Syarat umum: Mahasiswa aktif UK Petra, minimal semester 3, IPK minimal 2.75, tidak menjadi part timer di unit lain di UK Petra, bersedia bekerja 5 jam per hari dalam jam kerja universitas (07.30-15.30), bersedia bekerja dalam tim, memiliki disiplin tinggi dan suka bekerja keras

Syarat khusus: mampu mengoperasikan MS Word dan
MS Excel, mampu mengerjakan surat-menyurat,
laporan keuangan dan pengarsipan

Kirimkan surat lamaran, curriculum vitae, fotokopi KTM, dan foto 3x4 (1 lembar) ke Unit Humas dan Informasi Studi di Gedung D. Surat lamaran paling lambat diterima Senin, 7 Juni 2004