OPINI
"THE MOMENT OF TRUTH"
MANAJEMEN PEMASARAN
Jangan lagi gunakan perang otot! Sekarang waktunya untuk perang otak!
Pesan itulah yang dis ttampaikan Yadi Budhisetiawan, Managing Director
Forceone dalam seminar Marketing "The Moment Of Truth" 15 Mei
lalu bertempat di Auditorium UK Petra. Seminar yang diikuti sekitar 200
mahasiswa Manajemen Pemasaran ini sebelumnya dimeriahkan oleh performance
dari City Wonder dan Street Breakers.
Dalam seminar kali ini juga dilaksanakan penandatanganan MOU Manajemen
Pemasaran UK Petra dengan IMAGO School of Advertising, FORCE ONE Selling & Distribution
Consulting, dan DIREXION Smart Business Consulting. Tidak hanya penandatanganan
MOU yang membuat seminar kali ini nampak spesial. Dalam acara ini, juga
diluncurkan PROPHEUS yang bekerja sama dengan beberapa institusi lain
seperti IMAGO, LANDOR, FORCE ONE, dan DIREXION. Nama PROPHEUS adalah
derivasi dari slogan "Prospect With Us " yang merupakan janji,
komitmen, dan jaminan program ini untuk menghadirkan masa depan yang
sukses bagi setiap individu yang mempercayakan pengembangan dirinya melalui
institusi ini dengan tujuan agar setiap individu PROPHEUS akan menjadi " A
Living Example ".
Seminar dibuka oleh Edwin Japarianto, SE., MM., dosen Manajemen sebagai
moderator. Pembicara pertama, Yadi Budhisetiawan mengatakan bahwa perang
bisnis zaman sekarang sangat luar biasa. Ini bisa dilihat dari bermacam-macam
produk yang beredar di pasaran. Konsumen hanya tinggal memilih mana produk
yang sesuai dengan selera mereka. Selain itu, Managing Director FORCEONE
Selling & Distribution Consultant ini juga mengatakan bahwa masing-masing
komponen dari kegiatan marketing yaitu produsen, penyalur dan penjual
harus meningkatkan kualitas sehingga marketing terus dikembangkan demi
kenyamanan pelanggan.
Budhisetiawan juga menekankan bahwa di dalam marketing, persepsi konsumen
jauh lebih penting daripada fakta yang ada. Di akhir penjabarannya, Yadi
menyimpulkan, marketing adalah sebuah "laboratorium hidup" yang
riil, ampuh dan berguna manghadapi persaingan serta pengembangan diri
sehari-hari. Sehingga setiap orang dapat menjadi penjual atau pemasar
apapun pekerjaannya. Sebab marketing adalah bidang usaha yang paling
awal untuk mempersiapkan mahasiswa menjadi karyawan lalu investor dan
akhirnya menjadi pengusaha.
Pembicara kedua, Andre Vincent Wenas melengkapi penjabaran bagaimana
marketing bila ditinjau sebagai belief. Sesuai dengan dasar UK Petra
yang dibangun atas dasar keagamaan maka seminar ini juga menyajikan definisi
marketing bukan hanya suatu disiplin tetapi juga keyakinan. Director
dari PT United Tractors ini juga menyampaikan bahwa seorang CEO harus
mampu menentukan arah bagi perusahaannya. Sebagai penutup seminar, ia
memberikan sebuah pesan tentang marketing. "Marketing is bringing
good things to life and spreading good news to all people".
Krista
Editorial
SELAMAT ATAS PENGUKUHAN
PROF. DR. THOMAS SANTOSO
sebagai
GURU BESAR FAKULTAS EKONOMI
UNIVERSITAS KRISTEN PETRA
Berita Utama
In Memoriam
Ferry Teguh Santosa, Anggota Dewan Penyantun YPTK Petra
lihat..
Agenda Kampus
ILC FILM SHOW
lihat..
Renungan
Pentingnya Hidup yang Bersaksi
Oleh: Pdt. Didi Tirtowidjojo, M.Th.
lihat..